uts esai bahasa dan sastra indonesia
NAMA: aditia permana
NIM : 208620600191
PRODI: PGSD
SEM : III
- Judul Pendidikan untuk Meraih Kesuksesan di Era Globalisasi
Pendidikan pada dasarnya adalah kegiatan belajar dan mengajar yang dilakukan secara turun temurun berdasarkan perkembangan pengetahuan melalui pengajaran,pelatihan,dan penelitian namun di era globalisasi modern pembelajaran dapat dilakukan secara otodidak tanpa harus ada kegiatan mengajar.Pada umumnya sarana pendidikan terdapat beberapa tahapan mulai dari pendidikan usia dini atau prasekolah , sekolah dasar, sekolah menengah, dan perguruan tinggi.
Seseorang akan sangat sulit meraih kesuksesan apabila tidak menempuh beberapa tahapan melalui sarana pendidikan, walaupun di era globalisasi seseorang dapat belajar secara otodidak namun akan merasa kesulitan karena tidak mempunyai bekal dasar untuk mengejar semua yang ditargetkan walaupun faktanya memang tidak semua orang yang berpendidikan sukses dalam perjalanan hidupnya, tetapi jika dilakukan perbandingan maka orang yang berpendidikan tetap jauh lebih banyak yang bisa mengecap kesuksesan daripada orang yang tidak pernah mengecap pendidikan, baik pendidikan formal maupun non formal.
Pendidikan adalah alat untuk mengembangkan diri, mental, pola pikir dan juga kualitas diri seseorang. Jika orang yang sudah dibekali ilmu saja terbukti masih ada atau bahkan banyak yang mengalami kegagalan, lalu bagaimana dengan mereka yang tidak dibekali ilmu sama sekali? Maka mereka akan kesulitan dalam mengembangkan hal-hal yang diminatinya dengan tujuan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Meskipun pendidikan tidak menjamin kesuksesan seseorang, namun pendidikan akan membekali anda kualitas diri yang lebih baik sehingga anda akan lebih berpeluang untuk mendapatkan apa yang anda cita-citakan. Pendidikan merupakan alat terpenting untuk merealisasikan semua impian anda.
Dalam dunia pendidikan, istilah kejujuran meluas dengan munculnya istilah baru, yakni kejujuran akademik atau academic honesty. Kejujuran akademik itu sendiri merupakan salah satu aspek dalam integritas akademik (academic integrity). Dr. Tracey Bretag, seorang peneliti dari University of South Australia, menjelaskan integritas akademik sebagai tindakan yang berdasarkan pada nilai kepercayaan, keadilan, menghargai, tanggung jawab, rendah hati, dan kejujuran itu sendiri. Dalam praktiknya, masalah kejujuran dinilai paling banyak mendapatkan sorotan dari para akademisi dunia. Hal ini didasari dengan banyaknya kasus yang mencerminkan rendahnya nilai-nilai kejujuran dalam diri seseorang, tanpa terkecuali pelajar dan pendidik.
Tak dapat dipungkiri bahwa dalam pendidikan formal di Indonesia (sampai saat ini), ukuran keberhasilan seseorang itu memang sangat tergantung pada tinggi rendahnya nilai yang mereka dapatkan, baik itu melalui kegiatan evaluasi nilai yang ditentukan oleh pendidiknya, sekolah maupun oleh pemerintah pusat. Implikasi paradigma pendidikan yang berorientasi nilai seperti itu mau tak mau membuat orang berfikir untuk mencari cara agar dapat dikatakan berhasil melalui pemenuhan nilai yang seoptimal mungkin, termasuk dengan melakukan praktek kecurangan. Padahal salah satu esensi pendidikan yang ideal ialah menciptakan manusia yang berkualitas dan berintegritas melalui penerapan nilai-nilai agama, kejujuran, dan tanggung jawab.
0 Response to "uts esai bahasa dan sastra indonesia"
Posting Komentar