Nama
: Mujami
Prodi
: PGSD
Uts
: konsep dasar Bahasa indonesia
NIM
: 208620600064
Belajar bahasa
indonesia di sekolah dasar
Pembelajaran
Bahasa Indonesia memiliki peranan penting dalam mengembangkan tata cara dan
tutur kata dalam berbahasa Indonesia yang baik
dan benar serta perkembangan intelektual siswa. Pembelajaran Bahasa Indonesia diharapkan membantu siswa
mengenal dirinya sendiri untuk mengemukakan gagasan dan berpartisipasi dalam
masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut, baik dalam bentuk tulisan maupun
lisan Oleh karenanya, pada pelajaran menulis atau mengarang, guru
diharuskan mendidik dengan teliti.
Siswa
SD yang belum mampu mengarang dengan baik. Faktor-faktor penyebabnya yaitu:
(1) Sistem ujian yang biasanya menjabarkan
soal-soal yang sebagian besar besifat teoretis;
(2)
Guru kurang memberikan latihan kepada siswanya dalam kegiatan mengarang; dan
(3) Tulisan siswa SD (ditinjau dari bentuk dan
kelengkapannya) kurang baik, sehingga sebagian besar guru enggan memberikan
pelajaran mengarang karena kesulitan membaca hasil tulisan siswanya. Dari hasil
karangan para siswa tersebut, banyak peneliti jumpai kelemahan-kelemahan siswa
dalam penguasaan unsur-unsur pembentuk karangan. Hal tersebut berarti bahwa
pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya materi Mengarang masih perlu
mendapatkan perhatian lebih serius dari para guru Bahasa Indonesia.Keterampilan
menulis atau mengarang adalah menuangkan buah pikiran kedalam tulis melalui
kalimat yang dirangkai secara utuh dan jelas sehingga dapat dikomunikasikan
kepada orang lain Materi Mengarang sangat penting diberikan kepada siswa untuk
melatih menggunakan bahasa secara aktif. Materi Mengarang mencakup banyak unsur
kebahasaan, termasuk kosakata dan keterampilan penggunaan bahasa dalam bentuk
bahasa tulis. Namun demikian, guru
Bahasa Indonesia dihadapkan pada masalah yang
dilematis. Masalah tersebut yaitu guru harus dapat menyelesaikan
target kurikulum yang harus dicapai
dalam kurun waktu yang telah ditentukan, sedangkan porsi waktu yang disediakan
untuk materi Mengarang terbatas. Materi
Mengarang seharusnya membutuhkan waktu yang cukup panjang, karena diperlukan latihan-latihan yang cukup untuk
memberikan waktu kepada siswa dalam mengarang. Oleh karenanya dibutuhkan
kreativitas guru untuk mengatur sedemikian rupa sehingga materi Mengarang dapat
diberikan semaksimal mungkin dengan tidak mengesampingkan materi yang
lain.Tidak sedikit guru yang menganggap bahwa tugas mengarang yang diberikan
terlalu membebani siswa, sehingga guru tersebut merasa kasihan memberikan beban
berat kepada siswa. Anggapan tersebut tidak benar, justru dengan seringnya
latihan-latihan yang diberikan akan membuat siswa terbiasa
Tugas guru membantu anak SD agar bisa membuat karangan !
Siswa
diharapkan mampu menuangkan imajinasinya dalam bentuk tulisan seorang guru yang aktif harus memberikan
latihan mengarang kepada siswa agar siswa tersebut lebih memahami kelebihan dan
kekurangan yang dimiliki. Kegiatan
yang
dapat dilakukan oleh guru dalam pembelajaran Mengarang, yaitu: (1) Siswa
dilatih mengarang dengan mengembangkan judul yang telah disiapkan
(2) Siswa dilatih mengarang dengan
mengembangkan pokok-pokok pikiran;
(3) Siswa dilatih mengarang dangan menjawab
kalimat-kalimat tanya yang telah tersusun secara runtut; dan
(4) Siswa dilatih mengarang dengan
mengembangkan topiktopik yang telah disusun secara runtut.
Dengan
teknik mengarang seperti yang telah dipaparkan tersebut, diharapkan siswa
mengalami kemudahan dalam menyusun sebuah karangan.Berdasarkan permasalahan
yang telah diuraikan, maka tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan
proses perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan hasil belajar
siswa pada materi Mengarang mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV sdn 2 cadasari dengan menggunakan metode pembelajaran imajinatif.
METODE
Metode
penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) berbentuk
spiral. Tahapan PTK tiap siklus meliputi perencanaan, tindakan (pelaksanaan),
observasi, dan refleksi. Rincian pelaksanaan PTK yang dilakukan.
kemampuan guru dalam merencanakan pembelajaran materi Mengarang
pada mata pelajaran Bahasa Indonesia!
menggunakan metode imajinatif dari siklus I ke
siklus II, meskipun dikedua siklus tersebut berada pada kriteria Sangat Baik;
terjadi peningkatan kemampuan guru dalam pelaksanaan pembelajaran materi
Mengarang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia menggunakan metode imajinatif
dari siklus I dengan kateria Baik ke siklus II dengan kriteria Sangat Baik; dan
terjadi peningkatan hasil belajar siswa secara klasikal materi Mengarang pada
mata pelajaran Bahasa Indonesia menggunakan metode imajinatif dari siklus I ke
siklus II.
0 Response to "esai bahasa indonesia di sd"
Posting Komentar